Kota Bandung, Kemajuanrakyat.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM Prabhu Indonesia Jaya Provinsi Jawa Barat menggelar audiensi dengan DPRD Provinsi Jawa Barat melalui Komisi V di Gedung DPRD Jawa Barat, Kegiatan ini menjadi forum penyampaian aspirasi masyarakat sekaligus masukan terhadap berbagai program pembangunan di Jawa Barat, Senin (8/6/2026).
Audiensi dipimpin oleh Ketua DPW LSM Prabhu Indonesia Jaya Jawa Barat, Ujang Sutarman. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum DPP LSM Prabhu Indonesia Jaya Odang Kusmana, S.Kom., S.H., jajaran pengurus DPD Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi, Srikandi DPW Jawa Barat, serta unsur pengurus dan anggota organisasi lainnya.
Dalam sambutannya, Ujang Sutarman menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan dan LSM memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjembatani aspirasi masyarakat serta mendukung pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor.
“Ormas dan LSM memiliki fungsi sosial yang penting di tengah masyarakat. Kami berharap keberadaan organisasi dapat menjadi bagian dari solusi dalam membantu pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP LSM Prabhu Indonesia Jaya, Odang Kusmana, menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian terhadap keberlangsungan program-program organisasi yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya terkait mekanisme dana hibah.
Ia menyoroti pentingnya kejelasan regulasi mengenai pedoman teknis pengajuan, verifikasi, penetapan, dan penyaluran dana hibah bagi organisasi kemasyarakatan, lembaga sosial, dan lembaga budaya di Jawa Barat.
“Kami berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat segera menerbitkan Peraturan Gubernur sebagai dasar hukum agar proses penyaluran hibah berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut juga disampaikan sejumlah aspirasi lain. Ketua DPD Kabupaten Karawang, Dr. H. Mumuh Mauludin (Kang Bahar), menekankan pentingnya pelestarian seni dan budaya daerah, termasuk perhatian terhadap Situs Candi Jiwa di Kecamatan Batujaya sebagai warisan sejarah Jawa Barat.
Di bidang keagamaan, Ustadz Asef Saefuloh menyampaikan kontribusi ormas dalam pembinaan moral dan kegiatan sosial keagamaan di masyarakat. Sementara itu, Koordinator Seni dan Budaya DPP, Mamat, menyoroti pentingnya evaluasi program pembangunan agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat serta memperkuat sinergi dengan ormas.
Adapun Isun Pengki dari Padepokan Singa Putra Bajang memaparkan program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan melalui pengolahan enceng gondok dan pupuk kandang menjadi pupuk organik bernilai ekonomis.
Karena pimpinan Komisi V DPRD Jawa Barat sedang menjalankan agenda kedinasan, audiensi diterima oleh perwakilan Sekretariat DPRD Jawa Barat, Adrian Yuw. Ia menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan diteruskan kepada pimpinan dan anggota Komisi V DPRD Jawa Barat untuk ditindaklanjuti.
Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis, terbuka, dan konstruktif. LSM Prabhu Indonesia Jaya berharap hasil pertemuan ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan daerah, khususnya terkait pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
(Di)














Komentar