Banten–kemajuanrakyat.id-Pelajar Islam Indonesia Wilayah Banten (PW PII Banten) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Banten, sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait situasi keamanan dan penegakan hukum di daerah.
Aksi yang diikuti oleh puluhan pelajar berlangsung dengan tertib di bawah pengawasan aparat kepolisian. Massa menyuarakan sejumlah persoalan yang dinilai memengaruhi rasa aman masyarakat serta menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Ketua PW PII Banten, Baehaki dalam keterangannya kepada wartawan menyebutkan bahwa demonstrasi merupakan bentuk kepedulian pelajar terhadap kondisi sosial di lingkungan mereka.
“Saya ingin menyampaikan bahwa ada berbagai persoalan yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya yang berkaitan dengan keamanan pelajar dan masyarakat luas,” ujarnya Selasa, (5/5/2026).
Menurutnya, beberapa isu yang menjadi sorotan antara lain dugaan tindak kekerasan terhadap pelajar di kawasan KP3B Serang, meningkatnya kasus tawuran, serta kemunculan kelompok remaja yang meresahkan warga.
Selain itu, PW PII Banten juga menilai perlunya peningkatan upaya preventif serta pembinaan terhadap generasi muda, termasuk penguatan pengawasan internal di tubuh kepolisian.
Dalam aksi, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polda Banten, meminta kapolri mencopot kapolda Banten, penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran oleh oknum aparat, serta langkah konkret dalam mengatasi persoalan kenakalan remaja.
Baehaki menegaskan bahwa aksi dilakukan secara damai dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kita berharap ada respons yang nyata dari pihak terkait demi terciptanya situasi yang lebih aman dan kondusif di Banten,” katanya.
PW PII Banten menyatakan akan terus memantau perkembangan isu dan mendorong adanya perbaikan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
(Yuyi Rohmatunisa)














Komentar