Kabupaten Bekasi, Kemajuanrakyat.id – Bencana banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Bekasi pada awal tahun 2026. Kecamatan Sukakarya menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah akibat meluapnya Kali Ciherang, sungai besar yang menerima aliran dari sedikitnya tujuh hulu sungai di wilayah sekitarnya, Sabtu (24/1/2026).
Luapan Kali Ciherang mengakibatkan tiga desa terdampak signifikan, yakni Desa Sukamakmur, Desa Sukajadi, dan Desa Sukakarya. Dari ketiga desa tersebut, Desa Sukamakmur menjadi wilayah yang paling parah terdampak, mengingat posisinya berada di sekitar bendungan dan aliran utama sungai.
Dalam situasi darurat tersebut, Babinsa Desa Sukamakmur tampil sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat. Bersama unsur terkait, Babinsa terjun langsung ke lapangan untuk melakukan evakuasi warga terdampak, pengamanan lokasi pengungsian, serta pendistribusian bantuan logistik.
Babinsa terlihat aktif siang dan malam berada di tengah masyarakat, memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga terdampak, khususnya lansia, perempuan, dan anak-anak, terpenuhi.
Dengan perlengkapan dinas lapangan, Babinsa menyusuri wilayah terdampak banjir, mendatangi tenda-tenda pengungsian, serta berkoordinasi dengan relawan dan aparat desa setempat.
Penanganan bencana banjir ini juga dilakukan secara sinergis bersama Bhabinkamtibmas Desa Sukamakmur, Aiptu Markum, yang turut hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lokasi terdampak. Kehadiran aparat TNI–Polri di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan warga dalam menghadapi situasi bencana.
Aiptu Markum menyampaikan bahwa kehadiran aparat di lapangan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Kami dari kepolisian bersama Babinsa TNI berupaya hadir dan membantu masyarakat semaksimal mungkin. Dalam kondisi banjir seperti ini, kami saling bahu-membahu di lapangan, siang dan malam, agar warga tetap aman, tertib, dan mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Warga Desa Sukamakmur menyampaikan apresiasi atas dedikasi Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga terlibat langsung membantu kebutuhan warga, mulai dari pengaturan tempat istirahat, pendampingan pengungsi, hingga membantu warga yang terdampak kehilangan harta benda akibat banjir.
Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi tahun 2026 ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi seluruh pihak. Peran aktif Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Desa Sukamakmur menunjukkan bahwa kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat merupakan wujud nyata pengabdian dan kepedulian kepada rakyat.
(Di)













Komentar