Cilegon – kemajuanrakyat.id-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke empat lokasi pertambangan dan satu kawasan industri Krakatau Bandar Samudera (KBS), Senin (20/1/2025). Sidak dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan kerusakan lingkungan, khususnya pada sistem drainase dan aliran air yang dinilai berpotensi memperparah risiko banjir di wilayah Kota Cilegon.
Dalam sidak, rombongan menemukan sejumlah indikasi pengelolaan lingkungan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Beberapa saluran drainase dilaporkan tertutup, menyempit, bahkan terputus akibat aktivitas pertambangan dan industri. Kondisi ini dinilai menghambat aliran air dan menyebabkan genangan saat curah hujan tinggi.
Koordinator Pusat BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, mengatakan bahwa kegiatan sidak ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat.
“Saya melihat adanya dugaan kelalaian serius dalam pengelolaan lingkungan, khususnya terkait drainase aliran air. Aktivitas tambang dan industri seharusnya tidak mengorbankan keselamatan warga. Kepentingan ekonomi tidak boleh mengalahkan kepentingan publik,” ujar Bagas.
Ia menegaskan, mahasiswa akan terus mengawal persoalan ini agar pemerintah daerah dan instansi terkait bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang tidak mematuhi aturan lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, BEM Banten Bersatu menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya evaluasi menyeluruh dan transparan terhadap izin operasional tambang dan industri, penegakan hukum yang tegas bagi pelanggar aturan lingkungan, serta normalisasi dan perbaikan sistem drainase yang terdampak.
Selain itu, BEM Banten Bersatu juga meminta Pemerintah Provinsi Banten untuk menghentikan sementara aktivitas pertambangan selama musim hujan, mengingat potensi banjir yang dapat meluas ke sejumlah wilayah di Kota Cilegon.
“Sidak ini bukan akhir, melainkan awal dari pengawasan berkelanjutan. Kami berharap ada langkah konkret agar lingkungan tetap terjaga dan masyarakat terlindungi,” tambahnya.
BEM Banten Bersatu menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan, dengan mengusung semangat “Lingkungan Selamat, Rakyat Terlindungi.”
(Yuyi Rohmatunisa)














Komentar