Kota Serang – kemajuanrakyat.id-Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya memperkuat kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk seiring upaya mendorong literasi keuangan masyarakat. Hal itu disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat menerima kunjungan kerja jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (19/1/2026).
Gubernur menyampaikan, Bank Banten memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perekonomian daerah. Karena itu, ia menilai pembinaan dan pengawasan dari OJK menjadi faktor penting agar bank daerah tersebut mampu berkembang secara sehat dan berkelanjutan.
Menurut Andra Soni, Bank Banten saat ini menunjukkan arah pertumbuhan yang positif. Namun, peningkatan kinerja tidak hanya dilihat dari sisi identitas sebagai bank milik daerah, melainkan harus dibuktikan melalui produktivitas dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Bank Banten harus tumbuh menjadi lembaga keuangan yang profesional, kuat dan memberikan manfaat luas. Pendampingan OJK sangat dibutuhkan agar transformasi itu berjalan optimal,” tegasnya.
Dalam pertemuan, OJK memaparkan kondisi terkini Bank Banten yang dinilai semakin membaik. Kepala OJK Provinsi Banten Adi menyebutkan, aset Bank Banten mengalami peningkatan signifikan hingga menembus Rp10 triliun. Selain itu, kinerja laba juga mulai mencatatkan hasil positif.
Ia menjelaskan, potensi pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari sejumlah kabupaten dan kota di Banten dinilai dapat semakin memperkuat struktur keuangan Bank Banten ke depan.
“Dengan dukungan pemerintah daerah dan tata kelola yang terus diperbaiki, prospek Bank Banten cukup menjanjikan,” kata Adi.
Selain membahas sektor perbankan, Gubernur Andra Soni juga memaparkan kondisi ekonomi Banten yang dinilai stabil. Pertumbuhan ekonomi daerah tetap berada pada jalur positif dengan tingkat inflasi yang terkendali. Bahkan, realisasi investasi pada 2025 melampaui target dan menempatkan Banten sebagai salah satu daerah tujuan investasi terbesar secara nasional.
Di bidang pembangunan, Pemprov Banten terus mendorong peningkatan infrastruktur dasar dan kualitas sumber daya manusia. Program pembangunan jalan desa, sekolah gratis, hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis menjadi bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan.
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi mengapresiasi langkah Pemprov Banten. Ia menilai sinergi antara OJK dan pemerintah daerah penting untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan, khususnya di wilayah pedesaan dan lingkungan pesantren.
“OJK siap berkolaborasi untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman, sekaligus mencegah praktik keuangan ilegal,” ujarnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan kerja sama antara OJK dan Pemprov Banten dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
(ADV/Yuyi Rohmatunisa)











Komentar