oleh

LPTQ Kabupaten Serang Temukan “Harta Karun” Qori-Qoriah di Zona IV

Serang – kemajuanrakyat.id-Ketua LPTQ Kabupaten Serang, H. Budi Haryadi, S.H, menyampaikan optimisme tinggi terhadap capaian kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Serang usai penutupan pembinaan zona IV yang digelar di Kantor Kecamatan Mancak, Minggu (3/5/2026).

Dalam sambutannya, Budi menegaskan bahwa pembinaan yang dilakukan tidak hanya menggali kemampuan teknis peserta, tetapi juga membangkitkan potensi terpendam yang selama ini belum terekspos.

“Banyak hal terpendam yang kini dibangkitkan kembali. Mereka yang memiliki bakat suara bagus, tajwidnya bisa diperbaiki melalui pembinaan para kiai. Tapi kalau suara, itu adalah bakat,” ujarnya.

Ia mengibaratkan proses pencarian qori dan qoriah seperti mencari harta karun. Menurutnya, masih banyak talenta dari desa, kampung, maupun pesantren yang belum muncul ke permukaan.

“Insyaallah, melalui pembinaan LPTQ Kabupaten Serang, kita bisa meraih juara MTQ. Karena ini seperti mencari harta karun, potensi itu ada di mana-mana,” tambahnya.

Budi juga menekankan bahwa penyelenggaraan MTQ membutuhkan biaya besar, sehingga seluruh peserta harus mampu menampilkan kemampuan terbaiknya. Ia memastikan bahwa LPTQ akan memberikan dukungan maksimal, termasuk pembinaan intensif dan penghargaan, bonus yang layak bagi peserta berprestasi.

Dari hasil seleksi sementara, LPTQ telah menjaring sekitar 20 peserta dari ratusan yang mengikuti pembinaan di berbagai zona. Sebelumnya, dari zona I hingga zona III telah terpilih sekitar 25 peserta, dan zona IV diperkirakan akan melampaui target.

“Zona IV ini luar biasa. Hampir semua kecamatan terwakili dan dominan di peringkat pertama, khususnya dari Ciomas, Pabuaran dan Padarincang,” jelasnya.

Namun demikian, ia juga mengakui masih terdapat beberapa wilayah yang belum menghasilkan peserta potensial. Meski begitu, pihaknya akan terus melakukan strategi pembinaan untuk memastikan setiap kecamatan memiliki perwakilan di masa mendatang.

Dalam proses pembinaan, Budi menyebutkan adanya beberapa peserta dengan potensi suara yang menonjol, meskipun masih perlu penyempurnaan dalam tajwid.

“Suara tinggi dan halus sudah ada, tinggal diperbaiki tajwidnya. Dengan pendampingan para kiai, kita optimistis hasilnya maksimal,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kiai yang telah mendampingi pembinaan kafilah Kabupaten Serang. Menurutnya, sinergi antara pembinaan teknis dan bimbingan keagamaan menjadi kunci keberhasilan dalam mencetak qori dan qoriah berprestasi.

Ke depan, LPTQ akan melanjutkan pembinaan intensif selama beberapa hari guna mempersiapkan peserta menghadapi MTQ tingkat provinsi. Budi menegaskan bahwa pihaknya serius dalam menyiapkan kafilah terbaik, termasuk dalam hal pendanaan.

“Pembinaan ini biayanya besar, bukan receh. Tapi kami yakin investasi ini akan menghasilkan prestasi yang membanggakan,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Budi mengaku bangga dan terharu atas capaian zona IV yang dinilai mampu melampaui zona lainnya. Ia memastikan bahwa potensi unggul telah ditemukan di setiap zona.

“Setiap zona sudah menemukan ‘harta karun’ bibit unggul MTQ. Ini menjadi modal kuat bagi Kabupaten Serang untuk bersaing dan meraih prestasi di tingkat provinsi,” pungkasnya.

(Bayu Sukma Kelana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed