Serang — kemajuanrakyat.id-Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Serang mengalami lonjakan pasca libur Lebaran 2026. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, H. Anas Dwi Satya Prasadya, S.Sos., M.Si., menyebutkan jumlah wisatawan yang datang mencapai sekitar 510 ribu orang.
“Sebetulnya habis Lebaran kunjungan wisatawan ramai dan mencapai 510 ribu yang masuk ke Kabupaten Serang,” ujar Anas kepada wartawan, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, destinasi wisata Pantai Anyar masih menjadi tujuan utama wisatawan. Sekitar 80 persen pengunjung terkonsentrasi di kawasan tersebut, sementara sisanya tersebar di berbagai destinasi lain yang ada di Kabupaten Serang.
“Selain wisata pantai, kita juga memiliki beragam destinasi lain seperti wisata buatan, budaya, religi, desa wisata, hingga wisata alam,” jelasnya.
Salah satu destinasi yang tengah berkembang adalah kawasan wisata alam di Bukit Cariang, Cikeudung, Kecamatan Mancak. Menurut Anas, kunjungan ke lokasi tersebut cukup tinggi, mencapai hampir 1.000 pengunjung per hari, dan meningkat pada akhir pekan.
“Seperti konsep negeri di atas awan, pengunjung juga bisa menginap karena sudah disiapkan tenda. Banyak wisatawan dari perkotaan yang tertarik datang ke sana,” katanya.
Pengembangan destinasi wisata mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) serta intervensi dari pemerintah daerah melalui Disporapar.
Ia menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan sektor pariwisata agar tidak stagnan. Menurutnya, keluhan dari pengunjung harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.
“Pariwisata tidak boleh berjalan sendiri. Harus melibatkan semua komponen, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat. Alhamdulillah, sejauh ini dukungan dari OPD dan kesadaran masyarakat cukup baik,” ungkapnya.
Dalam hal pengembangan desa wisata, Disporapar mengakui belum dapat memberikan bantuan secara menyeluruh, terutama terkait sarana dan prasarana seperti penginapan. Namun, dukungan juga datang dari dinas lain seperti Perkim dan Pekerjaan Umum (PU).
“Kita saling mendukung sesuai kewenangan masing-masing,” tambahnya.
Ke depan, pihaknya berharap kelompok sadar wisata dapat lebih aktif dalam menyusun paket-paket wisata yang menarik untuk ditawarkan kepada pengunjung.
“Mudah-mudahan pokdarwis bisa membuat paket wisata yang variatif sehingga dapat menarik lebih banyak wisatawan dan mendorong pertumbuhan pariwisata daerah,” tutup Anas.
(Yuyi Rohmatunisa)












Komentar