Serang — kemajuanrakyat.id-Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serang menggelar pembinaan pegawai madrasah bertema “Penguatan Profesionalisme dan Integritas Pegawai Madrasah dalam Mewujudkan Layanan Pendidikan Berkualitas” di Hotel Mahadria, Kamis (23/4/2026).
Kepala MAN 1 Kabupaten Serang, Dr. Momon Andriwinata, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan di madrasah. Menurutnya, pembinaan ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama dalam mendorong terwujudnya madrasah yang maju, bermutu, dan berdaya saing global.
“Pembinaan ini sangat baik sebagai penguatan bagi tenaga pendidik maupun kependidikan, agar mampu mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, MAN 1 Kabupaten Serang menitikberatkan pada tiga pondasi utama dalam pembinaan peserta didik, yaitu penguatan akidah, pelaksanaan ibadah yang benar, serta pembentukan akhlak yang baik. Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi dasar penting dalam mendorong lahirnya prestasi, baik akademik maupun nonakademik.
“Jika tiga pondasi ini tertanam kuat, maka prestasi peserta didik akan mengikuti, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” katanya.
Selain itu, pihaknya terus mendorong penyamaan persepsi di lingkungan madrasah, khususnya dalam memahami visi, misi, dan tujuan lembaga. Hal tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyusunan program kerja yang dilaksanakan secara optimal serta dievaluasi secara berkala.
“Kita samakan persepsi terlebih dahulu, kemudian menyusun dan melaksanakan program kerja. Setelah itu dilakukan evaluasi untuk melihat kekurangan dan melakukan perbaikan ke depan,” jelasnya.
Momon berharap, melalui kegiatan pembinaan ini, semangat dan motivasi para guru serta tenaga kependidikan dapat kembali meningkat. Ia juga menekankan bahwa peran guru tidak hanya sebatas mencerdaskan peserta didik, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai kebaikan.
“Guru bukan hanya mencerdaskan anak bangsa, tetapi juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan sebagai investasi amal di masa depan,” tutupnya.
(Yuyi Rohmatunisa)












Komentar