Banten — kemajuanrakyat.id-Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Banten, Hj. Chairunnisa, menegaskan pentingnya semangat Kartini dalam mendorong perempuan menjadi sosok yang berdaya, inovatif, dan mandiri. Hal tersebut disampaikan kepada wartawan pada kegiatan halal bihalal dan pertemuan rutin DWP yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Banten, Selasa (21/4/2026).
Mengusung tema “Semangat Kartini Menginspirasi, Perempuan Berdaya, Inovatif, dan Mandiri”, kegiatan berlangsung khidmat meski sempat diwarnai suasana mati lampu. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta. Justru, suasana hening itu dimaknai selaras dengan semboyan “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang identik dengan perjuangan R.A. Kartini.
Chairunnisa menyampaikan bahwa sejarah telah membuktikan bagaimana R.A. Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya dalam memperoleh pendidikan dan kesetaraan. Semangat tersebut, menurutnya, menjadi inspirasi bahwa perempuan memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan laki-laki.
“Kartini adalah sosok perempuan hebat dengan pemikiran maju. Ia memperjuangkan kesetaraan dan membuka jalan bagi perempuan untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran penting perempuan dalam keluarga, khususnya sebagai sosok yang memberikan keteladanan, kenyamanan, dan dukungan bagi anak-anak. Menurutnya, perempuan masa kini harus mampu berdaya dan berkontribusi lintas generasi.
Kegiatan ini menjadi pertemuan rutin pertama DWP Kanwil Kemenag Banten yang dirangkaikan dengan halal bihalal serta silaturahmi dalam momentum Hari Kartini. Acara tersebut dihadiri perwakilan dari 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten, dengan masing-masing daerah mengirimkan enam peserta.
Dalam kesehariannya, DWP Kanwil Banten aktif menggelar berbagai kegiatan, seperti pengajian rutin yang dilaksanakan secara bergilir di delapan kabupaten/kota, bakti sosial, program Jumat Berkah keliling, hingga bantuan bagi penyandang disabilitas, khususnya di wilayah Tangerang.
Peringatan Hari Kartini kali ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan kreatif, seperti lomba pembuatan tumpeng dan kreasi bunga dari kain bekas. Selain itu, tepat pukul 10.00 WIB, acara semakin semarak dengan tiupan terompet, pembacaan teks Pancasila, serta penanaman nilai nasionalisme dan semangat perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan makan bersama secara sederhana, namun penuh kebersamaan. Momentum ini diharapkan dapat terus mengobarkan semangat perempuan Indonesia untuk berkarya dan berkontribusi bagi bangsa.
(Bayu Sukma Kelana)














Komentar