Banten — kemajuanrakyat.id-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten menggelar kegiatan kolaborasi dalam rangka menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama antara pemerintah, sektor swasta, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Kepala BPS Provinsi Banten, Dr. Yusniar Juliana, S.ST, MIDEC, mengatakan bahwa sensus ekonomi merupakan agenda penting yang membutuhkan dukungan luas dari berbagai pihak. Menurutnya, hingga saat ini partisipasi dan dukungan sudah mulai terlihat, namun tetap perlu diperkuat agar pelaksanaan sensus berjalan optimal.
“Melalui kegiatan ini, kita mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi dan memberikan dukungan. Ini adalah bentuk penguatan komitmen bersama, baik dari pemerintah daerah, swasta maupun stakeholder lainnya untuk menyambut Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya kepada wartawan.
Dalam kesempatan tersebut, BPS juga memberikan apresiasi kepada sejumlah responden yang dinilai aktif dan responsif dalam memberikan data pada berbagai survei yang telah dilakukan sebelumnya. Mereka disebut sebagai kandidat terbaik dalam pengumpulan data karena dinilai cepat dan akurat dalam merespons.
“Kandidat ini merupakan responden yang secara rutin memberikan data dengan sangat baik. Mereka responsif dan memiliki kontribusi besar dalam membantu BPS memperoleh data berkualitas,” jelas Yusniar.
Ia berharap, data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 nantinya dapat dimanfaatkan secara luas oleh berbagai pihak. Tidak hanya untuk kepentingan BPS, tetapi juga bagi pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat umum.
“Data yang dihasilkan akan dikembalikan kepada pengguna. Pihak swasta dapat memanfaatkannya untuk melihat potensi ekonomi dan pengembangan bisnis, sementara pemerintah daerah dapat menggunakannya sebagai dasar penyusunan kebijakan,” tambahnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, BPS optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Banten dapat berjalan sukses dan menghasilkan data yang akurat serta bermanfaat bagi pembangunan ekonomi ke depan.
(Yuyi Rohmatunisa)














Komentar