Kota Serang – kemajuanrakyat.id-Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya peran kader Partai Gerindra dalam mengawal dan mendukung program-program Presiden Prabowo Subianto agar berjalan optimal di daerah. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra yang digelar di Gedung Graha Mahesa DPD Gerindra Banten, Jumat (6/2/2026).
Andra Soni menyampaikan, saat ini pemerintah pusat telah menjalankan berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, mulai dari ibu hamil, anak sekolah, hingga sektor pertanian.
“Program-program nyata dirasakan masyarakat. Mulai dari bantuan untuk ibu hamil, anak sekolah, hingga penguatan ekonomi melalui Koperasi Merah Putih,” ujar Andra Soni.
Ia menjelaskan, di Provinsi Banten telah terbentuk sebanyak 1.551 Koperasi Merah Putih secara kelembagaan. Sebagian di antaranya bahkan telah membangun pusat kegiatan koperasi.
“Insyaallah Provinsi Banten akan terus berada di barisan terdepan dalam menyukseskan program-program Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Selain itu, Andra Soni juga menyoroti program revitalisasi sekolah melalui Bantuan Presiden (Banpres). Menurutnya, saat ini pemerintah pusat terus melakukan perbaikan sekolah, baik negeri maupun swasta, yang membutuhkan penanganan.
“Tahun ini kurang lebih 1.000 sekolah akan ditangani pemerintah pusat melalui Banpres. Jika ada sekolah yang membutuhkan perbaikan, silakan disampaikan melalui penanggung jawab masing-masing untuk diusulkan kepada kepala daerah,” jelasnya.
Di sektor pertanian, Andra Soni menyebut perbaikan irigasi di wilayah pertanian Banten berjalan dengan baik. Hal tersebut berdampak pada meningkatnya hasil panen dan menjadikan Banten sebagai salah satu lumbung padi nasional.
“Alhamdulillah, Banten kini menjadi lumbung padi ke-8 se-Indonesia. Ini merupakan berkah dari program-program yang dijalankan oleh Presiden,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga mengingatkan pengurus dan kader Gerindra agar mengutamakan kekompakan serta soliditas internal. Ia menekankan pentingnya mengawal program nasional di daerah karena keberhasilannya akan berdampak pada kepercayaan publik ke depan.
“Keberhasilan program akan memudahkan kita semua saat berkampanye di 2029. Tugas kita memastikan program berjalan dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar kader Gerindra tidak melupakan jati diri partai dan para kader yang telah berjuang sejak awal. Menurutnya, keberhasilan kader yang kini duduk di DPRD maupun menjadi kepala daerah tidak lepas dari dukungan seluruh struktur partai.
“Kita harus ingat, logo Gerindra yang kita pakai hari ini adalah hasil perjuangan bersama. Pengurus jangan merasa paling hebat, dan kader juga jangan berlebihan,” katanya.
Terkait persoalan daerah, seperti masalah sampah dan banjir, Andra Soni meminta kader Gerindra untuk mengambil peran membantu pemerintah daerah, bukan saling menyalahkan.
“Tugas kita bukan menyalahkan bupati, wali kota atau kepala dinas, tetapi membantu mencari solusi. Jika kita bergerak kompak, dampaknya akan terasa,” tandasnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara kader, DPRD dan kepala daerah agar langkah yang diambil tetap sejalan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Menutup sambutannya, Andra Soni meminta seluruh jajaran pimpinan partai, mulai dari DPC, PAC, ranting, hingga sayap partai, untuk terus bergerak dan melakukan konsolidasi sejak dini.
“Jangan baru sibuk di 2028. Kita harus bergerak dari sekarang, tetap kompak, terus bergerak, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
(Yuyi Rohmatunisa)














Komentar