Cilegon– kemajuanrakyat.id-Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Cilegon mengapresiasi kehadiran Kapolda Banten beserta jajaran Kapolres Cilegon dan Dandim 0623/Cilegon yang turun langsung ke lokasi banjir di Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Jumat (3/1/2026). Kehadiran pimpinan aparat keamanan dinilai menunjukkan komitmen dalam penanganan bencana banjir yang melanda wilayah.
Presidium I Forum BEM Cilegon, Syafa’atul Amin, mengatakan respons cepat kepolisian dalam melakukan evakuasi dan pengamanan warga terdampak patut diapresiasi. Menurutnya, kehadiran Kapolda Banten secara langsung memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Kehadiran Kapolda di lokasi banjir memberikan rasa aman dan menunjukkan bahwa aparat hadir di tengah masyarakat saat kondisi darurat,” katanya.
Sementara itu, Presidium II Forum BEM Cilegon, Aan Solihan, menuturkan bahwa aparat kepolisian telah memprioritaskan perlindungan terhadap kelompok rentan. Ia menyebut anak-anak dan lanjut usia menjadi perhatian utama saat proses evakuasi dilakukan.
“Dari pantauan kami di lapangan, evakuasi warga dengan kebutuhan khusus menjadi prioritas,” tuturnya.
Presidium III, Lili Jamali, menyampaikan bahwa dukungan logistik dan koordinasi lintas instansi berjalan cukup baik. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan relawan terlihat lebih efektif dengan adanya arahan langsung dari pimpinan kepolisian.
“Koordinasi antarinstansi di lapangan terlihat lebih solid sehingga penanganan banjir bisa berjalan lebih cepat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Presidium IV, Nafisha Zachra, yang menilai aparat sigap dalam mengatur lalu lintas serta mengamankan aset warga terdampak banjir. Langkah tersebut dinilai mampu menekan potensi kerugian masyarakat.
“Pengamanan wilayah dan aset warga dilakukan dengan baik sehingga kondisi tetap kondusif,” tandasnya.
Meski demikian, Forum BEM Cilegon menegaskan penanganan banjir tidak cukup dilakukan secara darurat. Presidium V, Putri Yulinasari, meminta seluruh pihak terkait segera menindaklanjuti penyebab utama terjadinya banjir di Cibeber dan Ciwandan.
“Kami berharap penyebab kebanjiran ini segera diselesaikan agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang,” ungkapnya.
Forum BEM Cilegon menyatakan akan terus melakukan pengawalan dan advokasi kebijakan terkait penanggulangan bencana. Mahasiswa berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat semakin diperkuat dalam menghadapi potensi bencana di Kota Cilegon.
Yuyi Rohmatunisa)














Komentar