Banten-kemajuanrakyat.id-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten, Dr. H. Amrullah, M.Si., menegaskan tiga prinsip utama yang harus dimiliki setiap aparatur sipil negara (ASN), yakni integritas, profesionalisme, dan produktivitas. Ketiganya menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja organisasi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Amrullah, pelantikan merupakan bagian dari penyegaran organisasi, pengembangan karier, sekaligus peningkatan wawasan dan pengalaman pegawai dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Sejumlah pejabat fungsional yang dilantik berasal dari jabatan penyuluh agama, penghulu, analis kebijakan, staftisi dan jabatan lainnya. Sementara pejabat struktural mencakup sejumlah posisi kepala seksi serta jabatan lainnya melalui mekanisme rotasi dan promosi,”katanya kepada wartawan usai pelantikan pejabat fungsional dan struktural di lingkungan Kanwil Kemenag Banten, Selasa (3/11/2026).
Ia menjelaskan, selain sebagai bentuk penyegaran di lingkungan kerja, pelantikan juga memberikan kesempatan kepada pegawai untuk mengembangkan karier melalui kenaikan jenjang jabatan, mulai dari jenjang pertama ke muda hingga muda ke madya. Penataan pegawai juga dilakukan di lingkungan Kemenag kabupaten dan kota.
“Ada tiga tujuan utama, yakni penyegaran, pengembangan karier, dan menambah wawasan. Terutama bagi mereka yang mendapatkan promosi, sehingga memiliki pengalaman baru dan mampu menjalankan tugas dengan tanggung jawab yang berbeda,” kata Amrullah.
Ia berharap, perubahan jabatan tersebut tidak sekadar menjadi pergantian posisi, tetapi harus diikuti peningkatan kualitas kerja dan pelayanan publik.
Menurutnya, ASN Kemenag harus mampu menghadirkan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pelayanan tidak boleh hanya berpusat di lingkungan perkantoran, melainkan harus menjangkau masyarakat hingga ke tingkat bawah.
Amrullah mencontohkan, penghulu dan penyuluh agama harus lebih aktif memberikan edukasi serta menyosialisasikan program-program Kementerian Agama kepada masyarakat.
“Jangan sampai pelayanan hanya dilakukan di kantor. Kita punya masyarakat yang harus dilayani. Penghulu dan penyuluh harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menjalankan kegiatan di tempat tertentu, tetapi juga memberikan informasi mengenai program-program Kementerian Agama,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menitipkan tiga pesan kepada pejabat yang baru dilantik. Pertama, menjaga integritas dengan menjunjung tinggi kejujuran, moral, dan etika dalam bekerja. Setiap pejabat juga harus mampu menjaga nama baik institusi serta memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai regulasi.
Kedua, meningkatkan profesionalisme. Amrullah meminta para pejabat mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik melalui peningkatan kompetensi, pendidikan, dan pengembangan kapasitas.
Ia menargetkan adanya peningkatan capaian kinerja secara terukur, misalnya dari 60 persen menjadi 70 persen. Dengan demikian, setiap pegawai memiliki dorongan untuk meningkatkan hasil kerja dari kategori cukup menjadi baik, sangat baik, bahkan istimewa.
Ketiga, meningkatkan produktivitas dengan mengedepankan efektivitas dan efisiensi. Ia meminta seluruh pegawai mampu menyelesaikan pekerjaan secara cepat dan tepat tanpa membuang waktu maupun sumber daya.
“Kalau pekerjaan bisa diselesaikan sendiri, kerjakan secara efisien. Jangan sampai pekerjaan yang seharusnya bisa selesai dengan cepat justru berlarut-larut. Ketika ada permintaan data, misalnya data santri, harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Amrullah berharap, ketiga prinsip tersebut menjadi pedoman bagi seluruh ASN Kemenag Banten dalam menjalankan amanah jabatan. Dengan integritas, profesionalisme, dan produktivitas, ia optimistis kualitas pelayanan publik akan semakin meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
(Yuyi Rohmatunisa)














Komentar