Kota Serang – kemajuanrakyat.id-Di tengah persaingan bisnis modern dan serbuan produk seragam dari luar daerah, Toko Tohaga tetap bertahan sebagai salah satu toko legendaris yang setia melayani kebutuhan siswa di Kota Serang. Berdiri sejak tahun 1986, toko ini tidak hanya menjual perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah pendidikan di kota ini.
Salah satu karyawan, Mia, didampingi Esa dan Nila menceritakan bagaimana Toko Tohaga tumbuh dan berkembang menjadi toko yang dikenal luas oleh masyarakat. “Dulu awalnya kecil, tapi karena kepercayaan pelanggan dan kualitas produk, Tohaga bisa seperti sekarang,” ujar Mia kepada wartawan Jum’at, (29/8/2025).
Toko Tohaga dikenal sebagai pusat penjualan seragam sekolah dan perlengkapan penunjangnya, seperti dasi, topi, sabuk, hingga kaos kaki. Bahkan, mereka memiliki unit konveksi sendiri untuk memproduksi seragam secara langsung, sebuah langkah yang jarang dilakukan toko-toko serupa.
Didirikan oleh Hj. Ati Suryati dan kini dilanjutkan oleh putranya Rudi Zulfikar yang juga aktif sebagai Dosen Untirta, Toko Tohaga menjadi contoh sukses usaha keluarga yang mampu bertahan dalam jangka panjang.
“Pak Rudi itu bukan cuma pengusaha, tapi juga pendidik. Nilai-nilai itu yang dibawa ke dalam usaha ini,” tambah Mia.
Saat ini, lebih dari 10 karyawan bekerja di toko tersebut. Menariknya, Tohaga juga menyediakan mes untuk karyawan, sebuah bentuk perhatian pada kesejahteraan pegawai yang tidak banyak dilakukan oleh usaha serupa.
Untuk harga, Tohaga tetap kompetitif. Celana panjang SMA warna abu-abu dijual mulai dari Rp.115.000 – Rp.137.500, celana pramuka Rp.124.500 – Rp.155.500, baju seragam lengan panjang Rp.127.000 – Rp.150.000, lengan pendek Rp.91.500 – Rp.130.000, serta rok dari Rp.95.000 – Rp.117.000. Bahan yang digunakan adalah katun untuk atasan dan pamatek untuk bawahan, menjamin kenyamanan siswa.
“Tahun ini kita tidak ikut pengadaan seragam pemerintah. Kami fokus dulu ke penjualan eceran dan pelanggan tetap,” jelas Mia.
Meski begitu, harapan besar tetap ada. Para karyawan dan pengelola Tohaga berharap toko ini terus berkembang.
“Mudah-mudahan ke depan bisa buka cabang, lebih maju lagi, dan usaha ini tetap hidup. Jangan sampai tutup,” pungkas Mia.
( Yuyi Rohmatunisa)
Komentar